Beranda Metro Aksi Demo Mahasisiwa Menutut Agar “GM PLN Sulselrabar di copot”

Aksi Demo Mahasisiwa Menutut Agar “GM PLN Sulselrabar di copot”

462
0
BERBAGI

Makassar- Sejumlah mahasiswa serta masyarakat melakukan orasi didepan gudung PT. PLN wilayah Sulselbar sebagai bentuk kekecawaan terhadap oknum P2TL melakukan pemutusan KWH tanpa didasari aturan atau SOP. Kamis siang sekitar pukul 14:20 wita.

Aksi tersebut dilakukan dalam rangka menyikapi ” Adanya oknum mafia listrik”

Saat orasi didepan kontor PLN Sulselrabar jalan Letjen Hertasning Kelurahan Rappocini, Kecamatan Panakukang . ” Solidaritas Mahasiswa dan masyarakat menolak pihak ketiga  P2TL karena sangat meresahkan masyarakat”.

Junardi, Koordinator aksi selaku perwakilan dari mahasiswa dalam orasi mengatakan,” Bahwa masyarakat sangat dirugikan dengan adanga pemutusan KWH tanpa sesuai dengan mekanisme serta memanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan cara berkedok mengambil meteran listrik lalu menyuruh masyarakat membayar hingga jutaan rupiah dan parahnya lagi sampai ada saling tawar menawar tanpa membawa surat SOP dari pihak PLN “. Ungkapnya

Dibawah hujan deras mereka terus melakukan orasi tak ada sedikitpun mereka akan meninggalkan lokasi , namun tak lama kemudian pihak PLN diwakili humas menerima pengaduan mahasiswa dengan cara beraudensi sambil berteduh di pos security.

Rosita Zulkarnaen selaku Bidang hukum dan humas PT PLN Sulselrabar mengatakan,” Pengunjuk rasa yang melakukan orasi datang kesini tujuannya apa?. Kalau bentuk pengeduan ke PLN harus berdasarkan data agar bisa kita tindak lanjuti nanti, ” ucapnya

Hasil bukti dari pengunjuk rasa yang dikirim infoindotim  melalui WA Rosita menjelaskan,” Untuk data ini jika dilihat dari berita acara maka kondisi di lapangan ditemukan pelanggaran yang mempengaruhi pengukuran energi dengan cara sambung langsung atau dengan bahasa sederhananya menggunakan listrik namun tidak terukur.

Akibat pelanggaran maka terbit tagihan susulan senilai 10 jutaan tersebut sesuai pelanggaran yg ditemukan,”Singkatnya melalui chat dari WA

Berikut video Aksi para mahasiswa dan masyarakat sebagai berikut:

Aksi dilakukan dalam rangka menyikapi “Adanya Oknum Mafia Listrik”

Adapun Pimp Unras :
1. Junardi Joe Korlap Perwakilan Mahasiswa
2. Muh.Nasir Korlap perwakilan Masyarakat

Bentuk aksi :
1.Berorasi dgn menggunakan Toa silih bergantian.
2.Membentangkang spanduk bertulisan :
“Solidarias Masyarakat dan mahasiswa tolak pihak ketiga P2TL karena meresahkan masyarakat”

Adapun inti tuntutan dalam rangka menyikapi sbb :
1. Copot General Manager (GM) PT. PLN (Persero) wilayah Sulsel-Bar dari jabatannya karena tidak mampu menangani permasalahan yang selama ini dialami dan merugikan pelanggan konsumen listrik di wilayah kerjanya terhadap terutama masalah penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL).

2. BERIKAN SANKSI TEGAS KEPADA MANUSIA LISTRIK YANG TELAH MEMUTUS ALIRAN PENCABUT METERAN LISTRIK PELANGGAN SECARA SEPIHAK YANG DIDUGA TERINDIKASI PENCURIAN METERAN LISTRIK BERKEDOK PENAMPILAN YANG TIDAK SESUAI PERATURAN DAN PROSEDUR MANFAAT ADANYA EKSPOR ATAU BERITA ACARA YANG DIKETAHUI DAN DITANDATANGANI OLEH PELANGGAN

3. MENGUTUK TINDAKAN KESEWENANG-WENANGAN PT PLN
PERSERO WILAYAH SULSELRABAR YANG SANGAT TIDAK TAKUT TERHADAP KEPENTINGAN MASYARAKAT KURANG MAMPU

4. Menuntut mimpi gigi atas segala akibat dari kelalaian PT PLN Persero tersebut terhadap pelanggan listrik yang dilindungi dengan undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan peraturan perundangan lainnya yang berkaitan

5. Menghentikan oknum petugas p2tl yang selama ini pelanggan listrik PT PLN Persero rayon Makassar Selatan, rayon Sungguminasa, rayon Makassar Barat, rayon Makassar Utara dan rayon Makassar Timur karena petugas tersebut bertindak sangat Arogan dan memaksa masuk ke rumah pelanggan sehingga melakukan tindakan yang di luar aturan PT PLN persero wilayah dan terindikasi memperalat petugas kepolisian sehingga konsumen merasa ditakut-takuti dan dipaksakan untuk menandatangani berita acara sebagai dasar pengakuan pelanggan tersebut melakukan pencurian listrik adanya oknum petugas PLN dasar pengakuan pelanggan tersebut melakukan pencurian listrik adanya oknum petugas PLN yang tidak dibekali oleh sertifikat sertifikasi dari perusahaan BUMN tersebut sebagai perusahaan listrik negara, serta melaksanakan penertiban yang harus sesuai sop dan menuntut dan menuntut dari mekanisme berdasarkan surat perjanjian jual beli tenaga listrik.

6. Apabila General Manager PT PLN persero wilayah sulselbar tidak segera Menindaklanjuti segala tuntutan ini Maka mohon kepada bapak General Manager PT PLN persero wilayah sulselbar untuk mundur dari jabatannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here