Beranda Hukum Diberitakan Soal Angka Numpuk, PDAM Makassar Gunakan Hak Jawab ke Media...

Diberitakan Soal Angka Numpuk, PDAM Makassar Gunakan Hak Jawab ke Media Online CompleteNews.Id

533
0
BERBAGI

Makassar — (CompleteNews.Id).

Sehubungan dengan Pemberitaan yang dimuat Media Online CompleteNews.Id 26 Oktober 2020, PDAM Wil. IV Makassar, gunakan Hak Jawab. Rabu (4/11/20).

Hak Jawab tersebut sebagai berikut.

Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar, Bagian Hubungan Masyarakat. Jl. Dr. Ratulangi No. 3 Makassar. Telp. 0411 – 850381 Fax. 0411 – 874894

Hak Jawab atas pemberitaan pada Media Online CompleteNews.id
“Rugikan Pelanggan” Diminta Tim Tipikor bongkar dengan modus operandi angka numpuk meteran Perumda Air Minum Kota Makassar.

Permasalahan pembayaran rekening air, memang menjadi hal yang sangat peka bagi pelanggan, apalagi saat terjadi lonjakan pembayaran tiba-tiba. Begitupun sebaliknya pada saat terjadi penurunan nilai pembayaran, juga merupakan salah satu permasalahan, di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM).

Angka-angka menumpuk yang terjadi pada meter, bukanlah hal baru dan ini bukan juga suatu yang tidak tercatat, atau suatu yang dapat disalah gunakan.

Angka numpuk ini terjadi karena petugas baca meter, tidak mendapat akses langsung ke pisik meter air dengan baik, dan selain angka menumpuk tersebut juga ada angka tunggu / stand tunggu.

Angka stand tunggu adalah kebalikan dari angka tumpuk, dan semua disebabkan oleh tidak terbacanya meter secara pisik, melainkan dengan memberi angka taksasi.

Dari berbagai kejadian ini sehingga manajemen, dibawah kepemimpinan Hamzah Ahmad, sebagai Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar. Pada beberapa bulan lalu, mengeluarkan kebijakan yang sangat strategis yakni “Jika meter pelanggan tidak mendapat akses secara langsung oleh pembaca meter selama 2 bulan, maka dapat diputus sementara aliran air pelanggan.” Ini dimaklumkan kepada seluruh petugas baca meter dan Teknik wilayah pelayanan, agar tidak menimbulkan permasalahan pada kedua belah pihak.

Permasalahan angka meter tumpuk ini bukanlah satu modus yang dilakukan oleh manajemen, untuk meningkatkan pendapatan, tapi ini terjadi lebih kepada teknis pembacaan dan kerja sama, antara pelanggan dan petugas baca meter.

Maka yang harus dilakukan seorang pelanggan, di permasalahan ini sebaiknya sebagai berikut ;

1. Bersihkan / meter air setiap saat

2. Jangan ada tumpukan benda-benda berat, yang menghalangi petugas didalam membaca meter

3. Berikan kemudahan akses kepada petugas baca meter.

4. Periksan secara berkala kondisi meter dan jaringan pipa instalasi dalam rumah, untuk mengetahui lebih dini adanya kebocoran air.

5. Adakan komunikasi dengan petugas baca meter, baik langsung maupun via telepon dan lain-lain.

Seorang pelanggan di Jl. Monokwari Atas Nama Drs. H. Masud S, MM, yang mengalami peningkatan pembayaran secara drastis, menurut Kepala Urusan Baca Meter Kantor Pelayanan IV menyampaikan bahwa, apa yang terjadi pada peningkatan secara siknifikan, tidak disebabkan oleh angka yang menumpuk seperti yang diberitakan CompleteNews.Id baru-baru ini, akan tetapi lebih disebabkan oleh pemakaian real pelanggan setelah pada bulan Juni 2020, diadakan penggantian meter air, sekaitan dengan program Manajemen Perumda bahwa, meter air yang berusia diatas 5 tahun akan diganti secara bertahap.

Penggantian meter ini menjadi program utama Perumda, sebagai langkah awal dalam menurunkan tingkat kehilangan air, dan sebagai komitmen manajemen dalam rangka perbaikan dan pemeliharaan meter, agar pelayanan distribusi air lebih baik.

Disinggung tentang hutang Perumda senilai 121 M, sebagai beban Perumda sebenarnya pada tahun 2016, oleh Kementrian keuangan telah diadakan Pemutihan/Penghapusan hutang tersebut. Sebagai langkah Pemerintah Pusat didalam mendukung PDAM Daerah, untuk lebih kuat dari sisi pembiayaan dan peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Makassar, 4 November 2020

Perumda Air Minum Kota Makassar.
Bagian Hubungan Masyarakat.

Muhammad Rusli
Kepala Bagian  (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here