Beranda Daerah Dimohon Kapolda Sulsel Perintahkan Kapolres Gowa, Ambil Alih Kasus Panganiayaan di Polsek...

Dimohon Kapolda Sulsel Perintahkan Kapolres Gowa, Ambil Alih Kasus Panganiayaan di Polsek Tinggi Moncong

719
0
BERBAGI

Makassar — (CompleteNews.Id).

Terkait kasus penganiayaan diduga dilakukan oleh Dg Dalima, bersama 8 orang keluarganya di dalam rumah Dg Baya (korban, red), sampai saat ini sudah hampir 3 bulan belum ada tindakan tegas, dari pihak Polsek Tinggi Moncong, Gowa Sulawesi Selatan. Senin (12/10/20).

Kasus tersebut sudah dilaporkan oleh Dg Baya sebagai korban sejak Tanggal 26 Juli 2020, tetapi sampai berita ini ditayangkan, pelaku penganiayaan bersama 8 orang keluarganya, masih bebas berkeliaran didaerah itu.

Padahal Penyidik Polsek Tinggi Moncong, sudah memeriksa beberapa orang saksi. Sudah ada keterangan visum, ada foto luka mamar di leher bagia belakang korban.

Penyidik yang menangani kasus ini Brikpol Ardiansyah, saat konfirmasi di disalah satu warung tak jauh dari Kantor Kajaksaan Cabang Tinggi Moncong mengatakan.

“Sementara dicari saksi luar untuk diperiksa terkait kasus ini,” katanya.

Aneh sekali, bagaimana bisa dicari saksi orang luar, sedangkan kejadiannya didalam rumah korba.

Menurut salah seorang keluarga korban, Keluarga pelaku diduga sudah sering melakukan hal-hal pelanggaran hukum, tetapi tidak pernah tersentuh hukum (ditahan), karena diduga bermain dengan oknum petugas di Polsek Tinggi Moncong.

Kronologis Kejadian sesuai laporan Dg Baya (korban, red.) No. LP/25/VII/2020/Sul-Sel/Res Gowa/Sek TGM/SPKT, di Polsek Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa Sulsel.

Pada hari Sabtu tannggal 26 Juli 2020, sekitar Puku 15.oo. Wita, awalnya Perempuan Dg Baya (korban) mengamankan Lel. Sahar di rumah Korban yang berkelahi dengan Lel. Riki.

Kemudian korban Dg Baya, melapor ke Pemerintah setempat (RK dan RT) Dg Saleh dan Dg Usman, untuk mengamankan Lel. Sahar di rumahnya pak RK Dg Saleh.

Berselang beberapa saat, keluarga Dg Dalima sekitar 9 orang datang ke rumah korban untuk mengamuk dan ingin mumukuli Lel. Riki dan Korban menghalangi Perempuan Dg Dalima.

Tiba-tiba Perempuan Lela anak dari Dg Dalima berdiri dan mencakar leher bagian belakang korban dan mengalami sakit dan memar.

Setelah itu Perempuan Lela dan keluarga pergi dengan mengendarai mobil warna putih jenis Pick Up, kembali ke rumahnya.

Dengan adanya berita ini, keluarga korban memohon kepada Kapolda Sulsel Irjen Pol. Merdisyam, memerintahkan Kapolres Gowa, mengambil alih kasus tersebut.

Dan memanggil Kapolsek, Kanit Res dan Penyidik yang menangani kasus ini, di Polsek Tinggi Moncong untuk klaripikasi, terkait bebasnya berkeliaran terduga para pelaku penganiayaan didalam rumah korban Dg Baya. (*/her).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here