Beranda Metro Erwin Kallo: Heran, Harga Losd Pasar Sentral Sesuai SK Pemkot 42 Juta...

Erwin Kallo: Heran, Harga Losd Pasar Sentral Sesuai SK Pemkot 42 Juta Jadi 90 juta.

528
0
BERBAGI

Makassar – (CompletNews.Id).

Seharusnya Pasar New Makassar Mall, sudah bisa digunakan sebagai tempat meraup rezeki bagi para pedagang di pasar itu, tetapi yang terjadi justru pedagang mala di persulit dengan berbagai persoalan, oleh pihak Pengembang dan Pemerintah.

Sebagai contoh, harga losd di pasar tersebut sangat mahal dan ukurannya terlalu kecil dan sempit, hanya 1×1 meter persegi, akibatnya gedung sudah selesai pengerjaannya namun, belum juga bisa dinikmati oleh pedagang, mengais rezeki untuk menghidupi keluarganya.

Sehubungan dengan itu, Pengacara Pedagang Pasar Sentral Makassar, Erwin kallo SH, lakukan Jumpa Pers di pasar New Makassar Mall (NMM). Minggu (18/11/18).

Menurut Erwin, Dirinya terheran – heran dengan besarnya selisih harga Losd, padahal sesuai SK Pemkot Makassar semula, dari harga Rp. 42 juta, kok naik hingga Rp. 90 juta.

“Saya adakan jumpa pers ini, karena saya mau menjawab tantangan oknum – oknum yang diduga penerima suap, di Pembangunan Pasar Sentral Makassar ini, kau menantang tentu saya akan menantang balik” kata Erwin.

Lanjut Erwin “Saya di tangtang dengan oknum yang diduga terlibat suap, jadi saya balik menantang, berani ngak mereka buka buku “Melati” (Pengembang, red), coba mundur 5 tahun kebelakang, kan sudah jelas nama mereka ada didalam buku itu,” ungkapnya.

Pemkot Makassar membuat SK dengan harga Rp.42 juta kok naik hingga Rp.90 juta, inikan sama saja pengingkaran janji.

“Kau yang berjanji, kau yang mengingkari” Sindir Erwin.

“Mengapa ada Selisih harga yang tidak masuk akal yang begitu jauh melambung, kuat dugaan adanya suap didalamnya, tentu yang terlibat adalah para oknum – oknum yang pengambil kebijakan didalamnya,
siapa orangnya ? tau sendirimi deh nda usami saya sebut,” papar Erwin sambil tertawa, ke arah Wartawan.

Jika ada yang tersinggung dengan pernyataan saya ini, sekali lagi saya katakan mari kita buktikan dengan membuka pembukuan “Melati” mundur 5 tahun mari kita audit forensik, saya berhenti jadi pengacara kalau tidak ada nama mereka didalamnya.

“Jangan ada yang masuk angin ya ? dari pernyataan saya ini” kata Erwin, sambil tertawa.

Lebih jauh Erwin mengatakan, Saya di tangtang tunjuk nama oleh Pemkot Makassar, saya katakan silahkan buka buku Melati ngak usah saya tunjuk nama, nanti bukulah yang berbicara siapa nama – nama oknum yang ada didalamnya.

Lanjut Erwin, “Ibarat ada anjing tetangga yang mengonggong, jangan tegur anjingnya tegur pemilik anjingnya, saya kenal pemiliknya, bosnya adalah Nurdin Halid”.

Saya kenal Nurdin Halid, nanti saya tanya beliau,
“sikko sikko sai kongkongta gappaka napakasirikki” (Ikat-ikat kita punya anjing, jangan sampai membuat malu, red).

Terakhir Erwin kallo Mengatakan ”Biarlah saya cari uang di jakarta, di Makassar saya cari amal, saya datang jauh – jauh dari jakarta karena melihat keadilan di Makassar, sudah mati” tutup Erwin. (*/Zs).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here