Beranda Advetorial Gubernur Sulsel Ground Breaking Jalan Metro Tanjung Bunga, Jalan Selevel Sudirman...

Gubernur Sulsel Ground Breaking Jalan Metro Tanjung Bunga, Jalan Selevel Sudirman Tamri Ibukota Negara

246
0
BERBAGI

Makassar — (CompleteNews.Id).

Gubernur Sulawesi Selatan Prof. HM. Nurdin Abdullah, lakukan Ground Breaking pembangunan jalur pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga. Sabtu (24/10/20).

Fase 1 jalan tersebut akan dikerjakan selama 70 hari, oleh PT Nindya Karya (Persero), dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 127 Miliar.

Jika pembangunan jalur pedestrian ini rampung, Jalan Metro Tanjung Bunga bakal menjadi jalan terlebar di Indonesia.

Jalan Metro Tanjung Bunga nantinya, akan menjadi Landmark baru Kota Makassar, dengan Lebar jalan 50 meter, Panjang 6 Kilometer.

Selain sangat lebar, jalan ini dilengkapi dengan Fasilitas Pedestrian dan jalur Sepeda dengan Lebar 6,6 m,eter, Nalur Hijau 2 Meter, Jalur Lambat 4,8 Meter, Jalur Hijau 1 Meter, Jalan Utama 9,6 Meter dan Jalur Hijau 2 Meter.

Jalan ini akan menjadi jalan dengan intensitas transportasi tinggi di Kota Makassar, dan menjadi penghubung berbagai titik pertumbuhan ekonomi.

“Pengembangan ini sesuatu yang wajib dilakukan, karena melihat kepadatan kendaraan di sini. Sehingga, saya mengapresiasi Pak Wali Kota yang bisa memulai pembangunan ini,” ucap Gubernur.

Gubernur mengakui, salah satu masalah yang dihadapi selama menjadi gubernur adalah, menata Kota Makassar.

Karena itu, Ia mengapresiasi semua pihak yang turut terlibat, termasuk para pemilik lahan yang bersedia menyerahkan lahan senilai Rp. 3,6 Triliun.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, berkomitmen untuk menghilangkan segala hambatan, dalam pembangunan.
Semuanya harus membuka mata dan hati bahwa, Makassar bisa dibenahi.

“17 tahun jalan ini terus menjadi penguasaan GMTD. Kenapa GMTD tidak menyerahkan ? karena selama ini GMTD merasa disulitkan, mengurus ini susah,” ungkap Gubernur.

“Jalan ini akan selevel dengan jalan utama di Ibu Kota Negara, yakni Jalan Sudirman-Thamri,”jelas Gubernur.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berharap, target pengerjaan dalam 70 hari dapat dilakukan, walaupun mungkin dalam perjalanannya akan muncul kendala, di tengah masa pandemi ini.

Jika masih ada yang belum selesai, maka kontrak dapat diadendumkan, untuk menjaga kualitas pengerjaan.

“Saya berharap pekerjaan ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun, dan Makassar ini betul-betul menjadi kota yang nyaman,” tandasnya.

Pj. Wali Kota Makassar Prof. Rudy Djamaluddin mengatakan. Hadirnya rencana pengerjaan jalan ini, karena motivasi dari gubernur, jalan ini akan mendorong perekonomian.

“Ini mendorong perekonomian, bagaimana menghadirkan ikon, daya tarik pariwisata dan investasi. Dan ini yang dikuatkan, hadir kota yang baik dan nyaman,” ucap Prof. Rudk.

Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo menyatakan. Dukungan DPRD Kota Makassar dalam pembangunan ini.

“Pada prinsipnya. DPRD mensupport program yang untuk kepentigan masyarakat Makassar, dan ini menjadi tempat baru dan contoh kota-kota besar di Indonesia. Saya harap bulan Desember ini bisa selesai,” harapnya.

Direktur Utama Nindya Karya, Haedar A Karim menyatakan. Waktu pengerjaan relatif pendek, kami berharap dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan, termasuk di bidang perizinan.

“Ini adalah Ikon untuk menjadikan kota ini, menjadi suatu Legacy,” pungkas Haedar A. Karim, Direktur Utama Nindya Karya. (*/km).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here