Beranda Metro Interpelasi Bakal Buka Fakta, Ada Anggota DPRD Makassar Korupsi ?

Interpelasi Bakal Buka Fakta, Ada Anggota DPRD Makassar Korupsi ?

536
0
BERBAGI

Makassar – (CompleteNews.Id).

Beberapa Anggota DPRD Makassar, dapat dukungan dari sejumlah warga masyarakat Kota Makassar, lakukan hak interpelasinya, karena dengan melakukan hak Interplasi akan membuka fakta, bahwa ada Anggota DPRD Kota Makassar, yang terima dana 30 persen dari camat dan SKPD.

Menurut Beni Iskandar “Interpelasi ini akan membuka fakta. Siapa saja Anggota Dewan yang terlibat dalam korupsi dana sosialisasi,” kata Beni warga Makassar, Sabtu (9/6/18).

Dalam interpelasi, para camat diharapkan hadir untuk membongkar siapa oknum Anggota DPRD, yang senang memeras camat dan Kepala SKPD, karena sejumlah Anggota DPRD Makassar, ada yang diduga meminta dana tidak memenuhi panggilan polisi.

Hal sama disampaikan Musaddaq, Direktur Komite Pemantau Legislatif Sulawesi Selatan, juga mengatakan “Hak interpelasi adalah hak politik Anggota DPRD. Hak ini diatur dalam konstitusi. Dimana Anggota DPRD meminta keterangan kepada Wali Kota atas kebijakan pemerintah yang dianggap penting dan strategis” katanya.

Hak Interpelasi akan digunakan DPRD Makassar, setelah Wali Kota Danny Pomanto, setelah menonaktifkan 15 camat dari jabatannya untuk sementara waktu, dengan beberapa alasan, ada camat yang diduga terlibat kasus hukum, dan ada juga yang mengundurkan diri.

Para camat ini diminta fokus dengan masalah hukum di kepolisian. Para camat diduga telah memberikan dana 30 persen kepada sejumlah Anggota DPRD Makassar. Belum diketahui siapa saja Anggota DPRD yang diduga menerima aliran dana.

“Langkah yang dilakukan Danny Pomanto mestinya didukung oleh semua pihak. Sebagai upaya pemberantasan korupsi di Kota makassar,” kata Musaddaq.

DPRD Makassar diharapkan mengajukan hak interpelasi bukan dengan niat ingin menjatuhkan Wali Kota. Tapi membongkar masalah yang terjadi antara oknum Anggota DPRD dengan camat.

“Publik akan semakin pesimis jika persoalan korupsi mendapatkan pembelaan dari legislatif,” jelasnya. (*/Ikc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here