Beranda Nasional Kapolri Saat Lantik Kabareskrim Polri: Tolong Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan

Kapolri Saat Lantik Kabareskrim Polri: Tolong Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan

172
0
BERBAGI

Jakarta — (CompleteNews.Id).

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, memimpin Upacara Pelantikan 8 Pejabat Utama (PJU)Polri, di Markas Besar Polri. Rabu (24/2/21).

Saat pelantikan tersebut. Kapolri Jendelap Pol. Listyo Sigit Prabowo memberi pesan khusus, kepada Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.

“Bapak Kabareskrim. Tolong betul-betul dikawal, bagaimana mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan. Karena masyarakat masih didapati suasana kebatinan yang merasakan, bahwa hukum itu tajam hanya ke bawah tapi tumpul ke atas,” ucap Kapolri kepada Kabareskrim yang baru dilantik, Komjen Pol. Agus Adrianto.

Dalam kesempatan itu. Kapolri menegaskan, agar penegakan hukum terkait UU ITE tidak boleh Tumpul ke Atas dan Tajam ke Bawah.

Sehubungan dengan pesan Kapilri tersebut, Kabareskrim Komjen Komjen Agus Adrianto memastikan, jajarannya tidak akan tebang pilih dalam menangani kasus UU ITE yang masuk.

“Kan ada Wassidik (Pengawasan Penyidikan), ada pengawasan juga dari Propam (Profesi dan Pengamanan), dari Irwasum (Inspektorat Pengawasan Umum),” ucap Komjen Agus Adrianto, usai dilantik Sebagai Kabarekrim Polri.

Komjen Agus juga katakan. Bagi para penyidik yang melanggar surat telegram, berisi pedoman penanganan kasus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dari Kapolri, ada hukuman yang menanti.
Jika melaksanakannya dan mendapat apresiasi masyarakat, akan mendapatkan Reward.

“Kepada mereka yang melanggar surat edaran Pak Kapolri, pasti akan diberikan hukuman. Kemudian yang melaksanakan dengan benar dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat, juga akan diberikan Reward kepada yang bersangkutan,” ungkap Kabarekrim.

Komjen Agus menambahkan. Dalam pedoman Kapolri soal UU ITE, mediasi menjadi salah satu cara untuk menyelesaikan kasus ITE, utamanya ujaran kebencian. Mediasi akan diupayakan dalam penyelesaian kasus ITE sesuai pedoman Kapolri.

“Artinya bahwa, terhadap penerapan UU ITE sudah sedemikian dibuka peluang, untuk mediasi seluas-luasnya. Dilakukan mediasi dan itu menjadi pedoman untuk kita yang akan menegakkan hukum nanti,” tandas Komjenjen Pol. Agus Adrianto, Kabareskrim Kepolisian RI. (*/pn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here