Beranda Metro Kecerdasan Ramdhan “Danny” Pomanto, Jadikan Kota Makassar Kembali Raih Prestasi Terbaik Nasional

Kecerdasan Ramdhan “Danny” Pomanto, Jadikan Kota Makassar Kembali Raih Prestasi Terbaik Nasional

459
0
BERBAGI

Makassar – (CompleteNews.Id). 

Kota Makassar didaulat menduduki posisi ke II terbaik Nasional, sebagai Kota Berprestasi dan Penyelenggara Pemerintahan Terbaik se Indonesia, Kamis (26/4/18).

Dirjen Otonomi Daerah, Soni Sumarsono, mengumumkan Kabupaten/Kota yang meraih kinerja terbaik secara nasional di tahun 2018.

Dari Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD), terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD),  Kota Makassar dengan julukan Kota Daeng ini, kembali mencatatkan prestasi terbaik ke II, di kancah nasional. 

Kabar bahagiaan itu diumumkan pada malam apresiasi kinerja pemerintahan daerah di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (25/4/2018). Bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-22.

Sayangnya, Danny mengalami nasib yang kurang beruntung, akibat adanya  Penjegalan secara beruntun jelang Pilkada Kota Makassar, hingga ke tingkat Mahkamah Agung.

Bahkan Wali Kota peraih 132 penghargaan itu, bakal dikenai sanksi diskualifikasi, akibat programnya yang sejalan dengan RPJMD, yaitu pembagian Smart phone untuk fasilitas pelayanan RT/RW, peningkatan nasib guru sukarela menjadi honorer, yang sudah menjadi komitmen dengan DPRD Kota Makassar, termasuk Tagline “Dua Kali Tambah Baik” yang merupakan penyemangat bagi jajaran Pemkot Makassar, juga sebagai motivasi bagi warga Makassa, yang dinilai menjadi pelanggaran oleh lembaga peradilan.

Seperti yang di sesalkan Walikota non aktif Ramdhan Pomanto “Aneh, ketika kita menjalankan pengabdian justru pengabdian itu, dianggap sebagai pelanggaran di Pilkada, kalau begitu tidak boleh ada Kepala Daerah, melayani rakyat 6 bulan sebelum pilkada, karena pasti ini akan mengancam seluruh incumbent yang maju” sesalnya.

Danny dilantik sebagai wali kota sejak 2014, namun dalam masa jabatannya, perubahan dan kemajuan Kota Makassar, tak lepas dari dedikasi dan inovasi yang telah diletakkan selama 3 tahun, menangani Makassar.

Danny meraih begitu banyak prestasi gemilang, mulai dari 3 kali Adipura secara beruntun, WTP, 99 Top Inovasi Program Percontohan Nasional, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, sejak terjun di arena Pilkada, apresiasi terhadap kinerja baik tersebut sepertinya diabaikan, lantaran pertarungan demokrasi yang terjadi sarat instrumen hukum bagi Danny, ia mendapatkan ketidakadilan hukum yang luar biasa.

Seperti yang dikatakan Pengamat politik dari Universitas Islam Indonesia (UIN) Makassar, Firdaus Amirullah, mengakui jika kinerja Danny menjadikan kepuasan piblik yang begitu tinggi, sehingga wajar masyarakat tetap berharap untuk dua periode.

“Masyarakat Makassar tentu apresiasi kinerja dan prestasi pak Danny, sehingga surveinya juga cukup tinggi” ungkap Firdaus Amirullah.   (*/Mt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here