Beranda Hukum Kepala SMKN I Makassar Pukul Guru Diduga Dendam Lama

Kepala SMKN I Makassar Pukul Guru Diduga Dendam Lama

498
0
BERBAGI

Completenews.id-Hal sangat memalukan Dunia Pendidikan di Negeri ini, dilakukan oknum Kepala SMKN I Provinsi Sulawesi Selatan, Drs Abd Malik Azkari, MPd, yang begitu tega memukuli bawahannya seorang Guru otomotif, bernama Burhanuddin Salimin, bersama Mitra Kerjanya yang telah berhasil menciptakan Mobil bertenaga Surya di Sekolah itu, bernama Anjas, didepan siwanya.

informasi yang diterima Wartawan Copletenews, bawa pemukulan didepan siswa ini terjadi, Rabu 3/8/17, karena oknum Kepsek Abd Malik, banyak “Maunya” yang tidak bisa diterima oleh Mitra Kerjanya, Anjas, sehingga Dia, marah dan “dendam” kepada kedua orang tersebut ( red, Burhanuddin Salimin dan Anjas).

Anjas, Korban pemukulan ketika dikonfirmasi mengatakan ” Seharunya saya yang marah dan dendam kepada Bapak Kepala Sekolah Abd Malik, karena yg dirugikan saya pak” katanya.

Begini Kronologisnya pak, Lanjut Anjas ” Awalnya saya kebetulan pembuat Program dan Pencipta Mobil Tenaga Surya, melakukan kerja sama membimbing siswa agar mobil tenaga surya tersebut tercipta, dengan besar anggaran Rp. 30.000.000,- ( tiga puluh juta rupiah), Hibah, parahnya setelah mobil jadi, uang hibah 30 juta dipotong oleh Kepala Sekolah Abd Malik Rp. 5.000.000,-  sisa, Rp. 25.000.000,-  ternyata Wakil Kepal Sekolah tidak mau ketinggalan, uang sisa Rp. 25.000.000,- diptongnya juga 10 %. dan bayarnya pake cicil tuju kali, begitu pak, jadi seharusnya Saya yg marah tetapi, saya tidak lakukan” kata Anjas.

Bapak Kepala Sekolah pernah mengusulkan kepada saya, ” Pak Anjas, bagaimana kalau mobil tenga surya ini kita berikan kepada seorang teman, bahwa dialah Penciptanya” Anjas menirukan kata kata Kepsek Abd Malik, saya jawab, “saya tidak akan mau pak, tetapi kalau SMKN I Provinsi Sulawesi Selatan, yang mengakui bahwa ini adalah ciptaannya saya kasih” dan terakhir, kata Anjas ” Kepsek pernah memberi saya untuk di tanda tangani dengan tiga kali lipat dengan harga kesepakatan awal, (red, Rp.30.000.000,-) berarti Rp. 90.000.000,- saya tidak mau dong, sementara bapak kasih saya diluar kesepakatan awal, hanya Rp. 25.000.000,- kemudian diptong lagi 10%, itupun dicicil sampai tuju kali” begitu kata Pak Anjas.

Sayang ketika hal ini akan dikonfirmasi ke Kepala Sekolah SMKN I Provinsi Sulawesi Selatan, Drs Abd Malik Azkari MPd, beliau sudah tidak ada di ruang kerjanya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here