Beranda Hukum Ketua Majelis Hakim PN Makassar Rika Mona Pandegirot, Vonis Bebas Bandar Besar...

Ketua Majelis Hakim PN Makassar Rika Mona Pandegirot, Vonis Bebas Bandar Besar Narkoba Pinrang.

688
0
BERBAGI

Makassar – (CompleteNews.Id).

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar, Ketua Majelis Rika Mona Pandegirot bersama dua Anggota Majelisnya Cenning Budiana dan Aris Budiman, menjatuhkan vonis bebas terhadap bandar besar narkoba asal Pinrang, Syamsul Rijal alias Kijang (32), Selasa 8 Januari 2019, lalu.

Hasil pengecekan Website milik  Pengadilan Negeri Makassar, Senin 11 Januari 2019, dengan nomor perkara 434/Pid.Sus/2018/PN Mks. benar adanya putusan itu.

Bunyi putusanya menyatakan “Terdakwa Syamsul Rijal tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan pertama, kedua dan dakwaan ketiga”.

Membebaskan terdakwa oleh karena itu dari dakwaan-dakwaan tersebut. Memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan.

Diputusan juga disebutkam agar memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya. Serta membebankan biaya perkara kepada Negara.

Dalam dakwaan JPU sebelumnya, Kijang
didakwa bersalah melakukan tindak pidana “melakukan permufakatan jahat menjadi perantara dalam jual beli narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman.

Perbuatan terdakwa dinyatakan melanggar sebagaimana diatur dala pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dalam dakwaan pertama.

Dari dakwaan itu, Syamsul Rijal lalu dituntut dengan pidana penjara selama 6  tahun penjara dikurangi selama terdakwa ditahan dan denda sebesar Rp. 1.000.000.000, subs 2 bulan penjara.
Tuntutan itu dibacakan JPU pada 13 Desember 2018.

Dalam tuntutan juga menyebutkan barang bukti berupa barang bukti yang disisihkan dengan berat 20,4097 gram telah dimusnahkan di Kejaksaan Negeri Pinrang.

Pemusnahan itu berdasarkan Berita Acara Pemusnahan tanggal 22 Februari 2018 dalam perkara atas nama. terpidana Edi Candra berteman, Menetapkan agar terdakwa dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.000.

Kronogi Penangkapan Syamsu Rijal alias Kijang:

Kijang  dibekuk tim Subdit 1 Dit Res Narkoba Polda Sulsel di Sungai Nyamuk, Desa Bambanga, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada 28 Mei 2018.

Sebelum ditangkap, Kijang sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO ) Polres Pinrang sejak April 2016 lalu.

Penangkapan Kijang bermula dari adanya informasi bahwa ia sedang dalam perjalanan menggunakan Speedboat dari perbatasan Philipina menuju Sungai Nyamuk.

Tim yang dipimpin langsung Kasubdit 1 Dit Res Narkoba Polda Sulsel, bergerak cepat menuju kota Tarakan dan meringkus Kijang di daerah itu.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondany, pada saat Kijang tertangkap, sebelumnya Kijang adalah bandar besar dari jaringan Cullang, bandar narkotika beromzet 1,2 Triliun, yang ditembak mati di wilayah Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Setelah Cullang ditembak mati Agustus 2017 dan sebelum Kijang ditangkap di Pasangkayu. Polda juga menangkap rekan Cullang dan Kijang di Kota Medan.

“Yang ditangkap di Medan itu adalah jaringan yang sama, ini terkait barang bukti sabu seberat 5 kilo yang sudah kami musnahkan,” ujar Kombes Dicky.

Penangkapan Kijang berdasarkan pada Laporan DPO / 15 / IV / 2016 / Res. Prg / Narkoba. (*/T2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here