Beranda Daerah KPK Di Tantang Direktur Eksekutif GACD, Surati Presiden Dan Komisi III DPR...

KPK Di Tantang Direktur Eksekutif GACD, Surati Presiden Dan Komisi III DPR RI.

533
0
BERBAGI

Makassar (CompleteNews.Id).

Berdasarkan Undang Unndang TIPIKOR No. 31 Tahun 1999 Jo Undang Undang No. 2001 dan PP No. 71 Tahun 2001, Andar M Situmorang, Advokad Pengacara dan juga Direktur Eksekutif Goverment Against Corruption & Discrimination, Saya sudah melayangkan Surat Kepada Presiden RI, Ketua DPR RI, dan Ketua KPK, ucap Andar, Senin (18/9/17) sekitar pukul 11 siang, kepada dinamikjabar.com.

“Saya Meminta Kepada Presiden RI, Ketua DPR RI dan KPK, agar kembali menindak lanjuti Dugaan Kasus tindak pidana Korupsi BLBI, Ratusan Trilyun Rupiah, jangan di peti Es kan oleh KPK, saya melapor secara tanggung jawab” ujar Andar.

Kronologisnya:

  1. Bahwa di akui Jaksa Agung RI, Hendarman Supanji SH, tanggal 30 Septenber 2009, pada Harian Rakyat Merdeka, telah 80 perkara BLBI telah dihentkan Penyidikannya secara melawan hukum, dasar INPRES No. 8 Tahun 2002, dengan alasan RELEASE And DISCHANGE, tidak diatur dalam KUHP, sehingga GACD minta kepada Musium Muri, agar di catat nama Hendarman, Jaksa Agung yang paling rajin di dunia, menghentikan tindak pidana korupsi trilyunan rupiah.

Nama dan perusahaan sebagai berikut :

  1. Alm Bustanil Arifin, Korupsi Bulog Rp. 14, 8 Milyar, Cq Gugatan Perdata.
  2. Ginanjar Kartasamita, Korupsi Technical A Contract (TAC) US$ 24. 8 Juta.
  3. Alm Faisal Abdoe, Korupsi Technical A (TAC) US$ 24, 8 Juta.
  4. Prapto HongTjitrohupojo Korupsi Technical A (TAC) US$ 24, 8 Juta.
  5. Syamsul Nursalim, Dugaan Korupsi BLBI Rp. 10 Trilyun.
  6. Djoko Ramiadji Korupsi Penerbitan Comercial Paper, PT Hutama Karya.
  7. Proyek JORR, US$ 105 Juta dan Rp. 181. 35 Milyar.
  8. Siti Hardijanti Rukmana, Dugaan Korupsi Pipanisasi di Jawa US$ 24. 8 Juta.
  9. Faisal Ab’daoe, Dugaan Korupsi Pipanisasi di Jawa US$ 24. 4 juta.
  10. Rasono Barack, Dugaan Korupsi Pipanisasi di Jawa US$ 24. 4 Juta.
  11. Prayogo Pangestum, Korupsi Proyek Penanaman Hutan IPT. MHP Rp. 331 Milyar.
  12. Abdul Latif (Mantan Menaker) Dugaan Korupsi Jamsostek Rp. 7. 1 Miliyar.
  13. Abdullah Nussi, Dugaan Korupsi Jamsostek Rp. 7. 1 Milyar.
  14. Yudi swasono, Dugaaan Korupsi Jamsostek Rp. 7. 1 Milyar.
  15. Soewardi, Dugaan Asrama Jemaah Haji Donohudan Rp. 19 Miyar.
  16. Johanes Kotjo, Dugaan Korupsi Bapindo-Kanindotex Rp. 300 Miliyar.
  17. Robby Tjahjadi, Dugaan Korupsi Bapndo-Kanindotex Rp. 300 Milyar.
  18. Prijadi Dugaan Korupsi di BRI Rp. 572. 2 Milyar.
  19. Djoko Santoso, Dugaan Korupsi di BRI Rp. 572.2 Milyar.
  20. The Nin King, Dugaan Korupsi di BRI Rp. 572. 2 Milyar.
  21. Joko S Tjandra, Dugaan Korupsi di BRI Rp. 572. 2 Milyar.
  22. Marimutu Sinivasan, Korupsi Fasilitas Kredit di PT Texmaco Rp. 1, 8 Trilyun.
  23. Sukamdani Sahid Gitosarjono, Korupsi BLBI oleh PT BDI Rp. 418 Milyar.
  24. Ardiansyah,Korupsi Penyalah gunaan BLBI oleh PT BDI Rp. 418 Milyar.
  25. Bob Hasan, Korupsi Dana AsosiasiPanel Kayu Indonesia US$ 86 Juta.
  26. Tjipto Wignjoprajitno, Korupsi di Asosiasi Panel Kayu Indonesia US$ 86 Juta.
  27. Tanri Abeng, Dugaan Korupsi JITC/Pelindo II, Rp. 12.9 Milyar.
  28. HM Syaukani, HR, Bupati Kutai, Bunga Bank dan PBB Migas Rp. 4. 6 Milyar.
  29. HM Said Syafran, Konvensi Bunga Bank dan PBB Migas Rp. 4.6 Milyar.
  30. HM Sulaiman, Konvensi Bunga Bank dan PP Migas Kutai Rp. 4. 6 Milyar.
  31. Abdullah upsi Sani, Konvensi Bunga Bank dan PBB Migas Kutai Rp. 4. 6 Milyar.
  32. Jean Ronald Pea, BLBI oleh Bank Baja Internasional Rp.17 Milyar.
  33. The Nin King, Korupsi BLBI Bank Dana Hutama Rp, 88, 28 Milyar.
  34. Lany Ongko Subroto, Korupsi BLBI oleh Bank Sewu Inter Rp. 495 Milyar.
  35. Husodo, nga AguKorupsi BLBI oleh Bank Sewu Internasional Rp. 495 Milyar.
  36. Njo Kok Kiong, Korupsi BLBI oleh Bank Papan Sejahtera Rp. 539 Milyar.
  37. Hashim S Djojohadikusumo, Kor upsi BLBI oleh Bank Pelita Rp. 1. 9 Trilyun.
  38. Muh Hasan (Bob Hasan) korupsi BLBI oleh Bank Umum Nasional.
  39. Hadi Purnama Chandra, Korupsi BLBI oleh Bank Dana Hutama Rp. 88. 28 Milyar.
  40. Hokiarto, Korupsi BLBI oleh Bank Hokindo Rp. 214 Milyar.
  41. Ir Bambang Pujianto, Korupsi di Lemigas (Berita di cabut) Rp. 7. 1 Milyar.
  42. Raja DL Sitorus, Dugaan Korupsi Torganda di RiauRp. 231. 5 Milyar.
  43. Syarifuddin Tumenggung, Ketua BPPN.
  44. Prayogo Pangestu, Korupsi Proyek Hutan Tanaman Industri Sumatra Selatan.
  45. Tenri Abeng, Korupsi Pada Jakarta IC Technical Rp. 12. 9 Milyar.
  46. Jean Rudi Ronald Dea, Korupsi BLBI’
  47. LanyAngko Subroto, Korupsi pada Bank Sewu.
  48. Nyo Kok Kiong, Korupsi pada Bank Papan Sejahtera.
  49. Agus Anwar, Korupsi Pada Bank Isti/Pelita.
  50. Hadi Purnama Chandra, Korupsi pada Bank Dana Hutama.
  51. Hokiarto, Korupsi pada Bank Hokindo.

2. Balahahwa Jaksa Agung RI, Hendarman Supanji, SH, sengaja mempeti Es kan Perkara Korupsi, Kredit Bermasalah, daftar ini yang sebelunnya di janjikan dalam satu minggu, akan di limpahkan ke Pengadilan, untuk di adili, dasar Yurispudensi Nomor. 2068/Pid.B/Jkt-Sel, atas Korupsi Kredit Bank bermasalah US$ 18. 5 Jutaan. Dibitur PT Cipta Graha Nusantara (CGN) An. ECW Neloe, di vonis 10 tahun Penjara.

Nama nama Perusahaan Kredit Bank bermasalah:

  1. PT Raja Garuda Mas Rp. 4. 194.303.000.000,-
  2. PT Jarum Rp. 2. 890.000.000.000,=
  3. PT Argo Pantes Manuggal Rp. 2.340.000.000.000,-
  4. PT Kiani Kertas, Rp. 1. 890.000.000.000,-H Djojohadikusumo.
  5. PT Ivo Mas Tunggal Rp. 1.640.000.000.000,-
  6. PT Semen Bosowa Rp. 1,440.000.000.000,- Aksa Mahmud.
  7. PT Aspac Inti Corporation Rp. 1,170.000.000.000,-
  8. PT Domba Mas Agrointi Prima Rp. 884.130.000.000,-
  9. PT Oso Bali Cemerlang Rp. 862.000.000.000,-
  10. PT Polyprima Karyaeraksa Rp. 518.200.000.000,-
  11. PT Bakrie Telecom Rp. 472.030.000.000,-
  12. PT Alfa Goldlend Reality Rp. 400.000.000.000,-
  13. PT Arutmin Indonesia Rp. 356.000.000.000,-
  14. PT Latvi Media Karya Rp. 380.520.000.000,-
  15. PT Alatief Nusantara Rp. 284.088.000.000,-
  16. PT Grand Textile Indutry Rp. 281 418.000.000,-
  17. PT Permata Birama Sakti Rp. 22.500.000.000,-
  18. PT Cipta Graha Nusantara, Rp. 166.500.000.000,-
  19. PT Starco Rp. 135.850.000.000,-
  20. PT Seafer General Food Rp. 78.110.000.000,-
  21. PT Batavindo Kridanusa Rp. 54.050.000.000,-
  22. APHI (Asosiasi Penghutan) Rp. 50.000.000.000,-
  23. PT Arthabhama/Arthatrimus Rp. 49.760.000.000,-
  24. PT Siak Zamrut Pusaka Rp. 24.780.000.000,-
  25. PT Great River Internasional Rp. 209.000.000.000,-
  26. PT Ika Chirza Putra (BDN) Rp. 178.000.000.000,-
  27. PT Mitra Petroleum Indonesia Rp. 67.900.000.000,-
  28. PT Bank Syariah Mandiri Rp. 817.998.197.048,- An. Nurdin Hasibuan.
  29. PT Kraf Aceh dan PT Bina IM Rp. 100.000/000.000.- BNI 46.

Dampak Kerugian :

  1. Menimbulkan Kerugian sejumlah Rp. 6.525.31 Trilyun dan US$ 412.6 Juta (Dollar), atau Rp. 5.363.8 Trilyun uang Rakyat, menimbulkan merosotnya perekonomian RI.
  2. Merugikan HAM Seluruh Rakyat Indonesia, yang lapar miskinselama ini.
  3. Hilangnya Kepercayan Dunia Luar untuk berivestasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Permohonan Rakyat:

  1. Memohon KPK wajib terlebih dahulu melanjutkan Penyidikan, cepat menuntaskan dan mengembalikan seluruh uang rakyat, dana BLBI yang terdaftar diatas.
  2. KPK tidak melakukan OTT recehan, cukup oleh Kepolisian Kejaksaan.
  3. Uang Rakyat tersebut harus digunakan mensejahterakan Rakyat miskin, membangun Infrastruktur di perbatasan Indonesia, yang selama ini di lecehkan Malaysia.
  4. Uang Rakyat tersebut harus digunakan mensejahterakan rakyat, dan membangun sarana jalan aspal beton di lingkar Pulau Samosir, dipastikan mendatangkan Devisa turis.

Demikian kami sampaikan laporan pengaduan ini secara bertanggung jawab, terlampir bukti bukti petunjuk syrat untuk di adili hingga perkara inkrah, terima kasih tutup Andar. (Lap: M Basri S).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here