Beranda Hukum Malam ini, Asisten 1 Pemkot Makassar Menginap di Lapas Klas 1 A

Malam ini, Asisten 1 Pemkot Makassar Menginap di Lapas Klas 1 A

363
0
BERBAGI

MAKASSAR – Terlibat korupsi dalam kasus penyewaan lahan negara di Kelurahan Boloa, Kec. Tallo.

Akhirnya Kejaksaan Tingggi Sulselbar membuktikan kalau tidak main-main dalam menanganani kasus korupsi dibuktikan dengan menahan Asisten 1 Pemerintah Kota Makassar, Sabri menjadi tersangka dalam kasus penyewaan lahan negara di Buloa dengan kerugian negara Rp 500 juta. Senin (10/7/2017).

Asisten Tipidsus Kejati Sulsel, Tugas Utoto yang didampingi Kasi Penkum, Salahuddin mengatakan, Sabri ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi penyewaan lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar pada tahun 2015.

Menurut tugas , penahanan dilakukan berdasarkan surat perintah Kepala Kejati Sulselbar bernomor : PRINT-412/R.4.5/Fd.1/07/2017 tanggal 10 Juli 2017 sampai dengan 29 Juli 2017 di Lapas Klas 1 A Makassar.

“Dalam perkara tersebut, tersangka dalam kapasitasnya sebagai Asisten 1 Bidang Pemerintahan seolah-olah mengatasnamakan Pemerintah Kota Makassar dalam memfasilitasi penyewaan lahan negara kepada PT PP untuk pembangunan Makassar New Port.” jelasnya.

Tugas Utoto menegaskan, Kepala Kejati Sulselbar, Jan S Maringka menahan tersangka sebagai pintu masuk bagi penyelidikan reklamasi seputar Pantai Makassar yang diduga tidak sesuai ketentuan.

“Kita tunggu fakta persidangan lah. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru. Dalam kasus penyewaan lahan Buloa ini, sudah tiga tersangka yang kita tahan. Selain Sabri, sebelumnya A Jayanti Ramli dan Rusdin yang mengaku sebagai pemilik lahan sudah ditahan lebih dulu,” tegasnya.

Sebelumnya telah diberitakan diberbagai media penyidik Kejati Sulselbar menahan 2 orang warga, Rusdin dan Jayanti, yang menerima sewa lahan negara dari PT PP selaku pelaksana proyek pembangunan Makassar New Port sebesar Rp 500 juta.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here