Beranda Daerah Pengelolaan Dana BOS Miliaran Rupiah MAN 2 Makassar Disorot

Pengelolaan Dana BOS Miliaran Rupiah MAN 2 Makassar Disorot

416
0
BERBAGI

Makassar (CompleteNews.Id).

Sejak Kaharuddin Pimpin Madrasah Aliah Negeri (MAN.2) Makassar, sejak itu pula pengelolaan dana dana di sekolah itu, tidak banyak guru guru dan orang tua siswa yang mengeketahui penggunaanya, sumber dana di sekolah tersebut sangat banyak, ada Dana BOS, Dana Komite, Dana Infaq, Dana Sewa gedung, yang jumlahnya Milliaran rupiah, pertahun, padahal Kaharuddin, Pimpin Sekolah ini hampir 4 tahun lamanya.

Salah satu contoh, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), 2016/2017, dengan jumlah siswa 1278 orang, berarti sekolah ini mendapat Dana BOS, sekitar Rp. 1.789.200,000,- (Satu Milliar Tuju Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Duaratus Ribu Rupiah), ironutisnya, selama Kaharuddin, jadi Kepala eekolah MAN 2, Makassar, tidak pernah ada “Papan Transparansi Dana Bos” padahal didalam Juknis BOS, diperintahkan pengadaan papan transparansi tersebut, karena dianggarkan, tujuannya, untuk semua tahu, utamanya Guru, Orangtua Siswa, LSM, Wartawan, dan masyarakat, agar memenuhi ketentuan transparansi pengelolaan dan penggunaan Dana BOS tersebut.

Menurut Informasi yang diterima dari MAN 2 Makassar, bahwa yang tahu masalah Dana BOS, dan dana lain lainnya, hanya orang orang dekat (Kelompok) Kepala Sekolah saja yang tahu, seperti Bendahara Rutin, itu juga Bendahara BOS, padahal itu seharusnya dipisahkan, menurut sumber informasi tersebut.

Kepala Madrasah Alia Negeri 2 Makassar, Kaharudin, ketika dikonirmasi terkait dana BOS tersebut megatakan “Jumlah siswa MAN 2 Makassar, tahun ajaran 2016/2017, sebanyak 1189 siswa, dengan Dana BOS, Rp. 1.500.000,- (Satu Milliar Lima ratus Juta ribu ruah), dan mengenai papan transparansi dana BOS kami yang selama ini tidak ada, insya Allah, kami akan usahakan, minggu depan kalau datangki, adami” katanya.

Pengakuan Kaharudin, Kepala MAN 2 Makassar, bahwa jumlah  siswanya 1189 orang, tahun 2016/2017, dengan besar Dana BOS, Rp. 1.500.000.000, ini sangat keliru, karena kalo jumlah siswa 1189, berarti: 1189 x Rp.1.400.000,- Jumlahnya Rp. 1.664.600.000,- terjadi selisi Rp. 164.600.000,- hal ini diduga akan menjadi kerugian Negara, apa lagi kalau jumlah siswa sesuai dengan informasi yang diterima Tim LSM dan Wartawan CompleteNews.Id  yaitu 1278 siswa, maka dugaan  kerugian Negara, lebih besar lagi yaitu, Rp. 289.200.000,-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here