Beranda Advetorial Plt Gubernuer Sulsel: Parepare Tempat Keluar Masuknya Tenaga Kerja, Adanya LKSA –...

Plt Gubernuer Sulsel: Parepare Tempat Keluar Masuknya Tenaga Kerja, Adanya LKSA – PMI Sangat Strategis

171
0
BERBAGI

Parepare — (CompleteNews.Id).

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Resmikan Layanan Terpadu Satu Atap – Pekerja Migran Indonesia (LTSA-PMI) Kota Parepare. Sabtu (13/3/21).

Hadir dalam acara peresmian tersebut. Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta & PKK), Kementerian Ketenagakerjaan RI, Suhartono

Selain itu, hadir juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sulsel Harun Sulianto, Wali Kota Parepare Taufa Pawe, Kepala Kantor Imigrasi Parepare Arief Eka Riyanto

Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya mengatakan. Kehadiran LTSA–PMI di Kota Parepare ini adalah, sebagai layanan satu atap untuk memberikan pelayanan yang terintegrasi, dari 8 instansi  menjadi  layanan satu pintu.

Delapan layanan tersebut yakni Bank Sulselbar, Disnaker Kota Parepare, BP2MI, BPJS Ketenagarkerjaan, Dukcapil Kota Parepare, Imigrasi Parepare, dan Pasmindo.

“Parepare adalah tempat keluar masuknya tenaga kerja, sehingga adanya LKSA–PMI sangat strategis, terutama pada layanan Keimigrasian,” tandas Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Ditjen Binapenta & PKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Suhartono menambahkan. LTSA sebagai satu-satunya tempat, untuk memberangkatkan PMI ke luar Negeri.

“Tidak hanya Provinsi, saat ini memang di Kabupaten/Kota bisa memberangkatkan PMI,” lanjut Suhartono.

“Kementerian Ketenagakerjaan memiliki beragam sistem dan inovasi, untuk mengintegrasikan data terkait ketenagakerjaan. Untuk itu, kami meminta sinegitas dan kolaborasi dengan baik, dalam satu data ketenagakerjaan. Mulai dari pencari kerja dan penempatan,” ungkap Suhartono.

Dalam kesempatan itu. Walikota Parepare Taufan Paw, menyambut baik hadirnya layanan terpadu ini, untuk pekerja migran merupakan komitmen kuat. Kota Parepare mengintegrasikan dalam satu pelayanan, yang terdiri dari beberapa bidang.

Kepala Kantor Imigrasi Parepare Arief Eka Riyanto menambahkan. Dengan terbentuknya LTSA ini, kami berharap dapat mencegah pengiriman PMI non prosudural, dan memutus jaringan perdagangan manusia.

“Untuk itu kedepannya. Kementrian hukum dan ham dalam hal ini imigrasi, akan terus mengandeng BP2MI, untuk mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang. Dan memfasilitasi PMI prosedural baik sektor formal dan informal, untuk dapat bekerja di luar negeri,” tandas Arief Eka Riyanto, Kepala Kantor Imigrasi Kota Parepare. (*/hn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here