Beranda Metro PNS Dinas Kelautan Bandel Tidak Masuk Kantor, Sekdis Diduga Lakukan Pembiaran Kadis...

PNS Dinas Kelautan Bandel Tidak Masuk Kantor, Sekdis Diduga Lakukan Pembiaran Kadis Tutup Mata.

904
0
BERBAGI

Makassar – (CompleteNews.Id).

Oknum PNS Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan bandel, berbulan-bulan tidak masuk kantor tanpa alasan yang jelas, saking bandelnya Kepala Cabang Dinas (KCD) Mamminasae Andi Mei Agung S.ST, Pi, pimpinannya memberi Surat Teguran sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut, tetapi tidak dia hiraukan. Ironisnya walau berbulan-bulan tidak masuk kantor. lancar terima Tunjangan Kinerja (Tukin).

Berbeda dengan Rohani, seorang Pegawai Honor Kebersihan yang sudah bekerja kurang lebih 10 tahun ditempat yang sama CDK Mamminasae, tiba-tiba diberhentikan dan gajinya tidak dibayarkan selama 6 bulan sampai sekarang.

Oknum PNS tersebut bernama Asrul Sumardi A. Md. Par, Jabatan Pengelola Data bertugas di CDK Mamminasae. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan.

Informasi yang diterima Media Online CompleteNews.Id bahwa, Oknum PNS ini sudah diberi Surat Teguran sebanyak 3 (tiga) kali, Surat Teguran pertama tertanggal 22 Oktober 2018, dengan No.523/75/CDK.MMT/IX/2018.

Surat Teguran ke 2 (Dua) tertanggal 29 November 2018 No.523/76/CDK-MMT/XI/2018 dan Surat Teguran ke 3 (tiga) tertanggal 7 Januari 2019 No. 523/04/CDK-MMT/I/2019.

Menurut salah seorang pegawai di CDK Mamminasae, oknum PNS Asrul Sumardi adalah keluarga sangat dekat dengan Hairil Anwar, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Haeril Anwar saat dikonfirmadi sehubungan dengan hal ini di kantornya mengatakan “Saya tidak ada hubungan keluaga Asrul Sumardi,” katanya melanjutkan.

“Teguran secara tertulis kita sudah terima 1 (satu) kali dari CDK Mamminasae dan kita sudah sidangkan, kemudian dikembalikan untuk dibina” pungkas Haeril.

Sulkaf Latif, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, saat dikonfirmasi terkait hal ini tidak berada ditempat.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Haeril Anwar, diduga lakukan pembiaran atas kebandelan oknum PNS tersebut dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Sulkaf Latif, diduga tutup mata terhadap hal pembiaran yang dilakukan Sekdisnya, Haeril Anwar.

Dengan adanya berita ini, diminta Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah, menegur kedua pejabat tinggi di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan tersebut. (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here