Beranda Metro Proyek Mangkrak, APBD Sul Sel Defisit 140 Milliar Era SYL ?

Proyek Mangkrak, APBD Sul Sel Defisit 140 Milliar Era SYL ?

443
0
BERBAGI

Makassar – (CompleteNews.Id).

Apa yang salah di era Pemeintahan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL), sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulawesi – Selatan, mengalami defisit Rp 140 miliar, dan banyak Proyek “Mangkrak” sepeninggal Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL), ditanggapi Gubernur terpilih Sul – Sel, 2018 – 2023 Prof Nurdin Abduĺlah (NA).

Menurut Gubernur terpilih Nurdin Abdullah, Faktornya sangat mendasar.

Pertama “Antara rasio belanja pegawai dengan kebutuhan infrastruktur tidak seimbang, akibatnya belanja pegawai menggerogoti APBD, sementara infrastruktur tidak tertangani berdasarkan prioritas, ini yang harus diperbaiki” jelasnya.

“Belanja pegawai jangan besar begitu, seharusnya infrastruktur yang diprioritaskan”.

Kedua “Sejumlah proyek infrastruktur juga tidak menetapkan skala prioritas, akibatnya proyek-proyek mangkrak dan sulit untuk dilanjutkan, karena kebutuhan anggarannya tidak sebanding dengan postur APBD” katanya.

Gubernur pilihan rakyat cerdas ini juga mengatakan “Salah satunya CPI, Proyek ini akan dikaji ulang apakah penting untuk diteruskan atau tidak, jika nilainya strategis maka harus dilihat seberapa besar APBD Sulsel, mampu menalangi anggarannya” jelas Nurdin Abdullah.

“Kalau memang tidak bisa ya, jangan diteruskan. Kita akan melihat proyek mana yang lebih penting untuk masyarakat” jelasnya lagi.

Nurdin Abdulĺah juga memberi tanggapan terhadap proyek Stadion Barombong, yang tidak rampung di era Syahrul Yasin Limpo (SYL), dilihat masa pengerjaannya, Nurdin Abdullah nilai harusnya proyek ini sudah kelar.

“Apa masalahnya, kita akan kaji juga ini, di anggaran kah? Atau ada faktor lain” tegasnya.

Nurdin Abdullah akan melakukan evaluasi di semua daerah, untuk menetapkan skala prioritas terbaik di bidang infrastruktur.

“Supaya setiap proryek infrastruktur itu bisa selesai dan memberi asas manfaat untuk rakyat, jangan lagi ada proyek yang terkatung-katung nasibnya” tutup Nurdìn Abdullah (Prof Andalan). (*/Ls).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here